News

Tiga Bulan Buron, Pelaku Pembunuhan di Jayapura Terlacak Lewat HP Korban


Merdeka.com – Dua pemuda berinisial WI dan SR, pelaku pembunuhan Hj Nurjani (56) di Kali Bak Kilo 9 Jembatan Temiri Jalan Nafri–Koya Koso, Kota Jayapura, Papua, pada Januari lalu, akhirnya berhasil diringkus polisi di Kabupaten Keerom.

Kasus ini sempat membuat geger warga di sana lantaran jenazah korban ditemukan dalam kondisi kondisi tanpa busana.

“Jadi tepatnya tiga bulan tiga hari, akhirnya dua pelaku ini kami tangkap. Untuk pelaku WI ditangkap kemarin sore, kalau SR sekitar pukul 21.30 WIT tadi malam,” kata Kapolresta Jayapura Kota Kombes Polisi Gustav Urbinas, Selasa (19/4).

Saat membunuh, kedua pelaku dalam dipengaruhi minuman keras. WI merupakan residivis kasus pencurian dan kekerasan pada tahun 2018 dan baru bebas pada Desember 2021. Sementara SR adalah otak pelaku dalam kasus ini.

“Jadi niat untuk melakukan aksi itu ada saat dua pelaku melihat korban melintas dengan motornya. Apalagi kan saat itu para pelaku ini dipengaruhi miras. Nah setelah itu pelaku menendang motor korban dan memperkosa korban yang hendak pergi berjualan,” terang Gustav.

Titik terang penangkapan kedua pelaku diperoleh saat penyidik mendapatkan ponsel milik korban digunakan oleh salah satu saksi di Kota Sorong, Papua Barat.

“Dari HP korban yang hilang dan dijual oleh pelaku WI, dan akhirnya berada di tangan saksi. Dari situlah kami mendapatkan titik terang,” papar Gustav.

Akibat perbuatan bejatnya, dua pelaku tersebut dikenakan pasal berlapis yakni pembunuhan, pencurian dengan kekerasan dan pemerkosaan.

“Kedua pelaku ini kita sangkakan dengan Pasal 338 KUHP, Subsider Pasal 365 KUHP, lebih subsider Pasal 285 KUHP tentang pembunuhan, pencurian dengan kekerasan dan pemerkosaan dengan ancaman pidana penjara 15 tahun untuk pembunuhan, pidana 12 tahun untuk curas dan pidana 12 tahun untuk pemerkosaan,” tandas Gustav.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, jenazah korban ditemukan di Kali Bak Kilo 9 Jembatan Temiri Jalan Nafri – Koya Koso, Kota Jayapura, Papua, Selasa (18/1).

Mayat tersebut ditemukan dua warga yakni Lemanus dan Usia sekira pukul 07.30 WIT ketika hendak mengangkat kayu balok untuk membuat pondok.

[cob]





Source hyperlink

Leave a Reply

Your email address will not be published.

close