Lifestyle

Pendiri Twitter Jack Dorsey Frustasi


Rabu, 20 April 2022 – 16:10 WIB

VIVA – Salah satu pendiri Twitter Jack Dorsey ‘menyerang’ anggota dewan perusahaannya dalam serangkaian tweet yang dilakukan pada Senin malam, 18 April lalu, karena dinilai sudah membebani tawaran pengambilalihan perusahaan oleh Elon Musk senilai US$43 miliar (Rp617 triliun).

Dorsey, yang juga anggota dewan Twitter, menegaskan bahwa seluruh dewan secara konsisten telah menyebabkan disfungsi perusahaan.

Menanggapi sebuah tweet yang mempertanyakan mengapa dirinya tidak melakukan apa-apa ketika menjabat sebagai CEO Twitter, Jack Dorsey menyatakan rasa frustrasi akan kemampuannya yang terbatas untuk berbicara secara bebas ke publik.

“Begitu banyak yang bisa dikatakan tapi tidak ada yang bisa dikatakan,” kata Dorsey, seperti dikutip dari situs Tech Hindustan Times, Rabu, 20 April 2022.

Tweet Jack Dorsey muncul setelah dua minggu pergolakan di media sosial berlogo burung biru yang dimulai dengan pengungkapan 9,2 persen saham Elon Musk, yang kemudian dirinya membuat penawaran untuk membeli Twitter.

Pekan lalu, dewan Twitter melempar ‘pil racun’ untuk membatasi kemampuan Elon Musk dalam meningkatkan sahamnya di perusahaan. “Saya benar-benar berharap saya bisa menerobos semua abstraksi di sini dan menjawab semua pertanyaan dan keluhan Anda. Tapi sayangnya itu tidak bisa,” papar Dorsey.

Pendiri dan Kepala Eksekutif SpaceX dan Tesla, Elon Musk, secara terang-terangan mengkritik strategi bisnis Twitter, termasuk para anggota dewan.



Source hyperlink

Leave a Reply

Your email address will not be published.

close