Lifestyle

Intel MI5 Teror Pacar dengan Kejam, Manfaatkan Status Rahasianya


Jumat, 20 Mei 2022 – 08:26 WIB

VIVA – Agen intelijen alias intel MI5 memanfaatkan posisinya untuk meneror pacarnya sebelum dia melanjutkan pekerjaannya di luar negeri. Diketahui MI5 merupakan salah satu unit intelijen keamanan di Britania Raya. Sebuah video yang menunjukkan seorang pria mengancam akan membunuh seorang perempuan menjadi bukti tindakan kekerasan itu. Dia juga memegang sejenis senjata tajam sejenis golok.

Sementara bila dijejaki dari riwayatnya, si pria tersebut sebagaimana diinvestigasi oleh BBC.com, dikutip 20 Mei 2022, memiliki catatan pengikut ekstremis sayap kanan. Mantan kekasihnya sebut saja namanya Beth merupakan warga negara Inggris. Intel MI5 dan Beth bertemu lewat aplikasi kencan dan kemudian mereka memutuskan hidup bersama di Inggris.

Si korban mengakui bahwa awalnya si agen MI5 itu terlihat mempesona dan mereka menemukan banyak kesamaan. Namun lama-kelamaan kata dia, si pria cenderung misoginis, kejam dan mulai melakukan kekerasan. Bahkan Beth mengatakan mengalami kekerasan seksual.

Baca juga: Pegawai KFC Berjasa Selamatkan Perempuan Korban Penculikan

Namun Beth mengatakan dia hampir tak berdaya karena itu pria itu menggunakan akses dan posisinya di badan keamanan Inggris untuk mengancamnya termasuk mematai-matai hal yang dia kerjakan, ke mana dia pergi dan siapa saja yang ditemuinya.

“Dia bak jadi bayangan saya dan mendikte apa saja yang saya lakukan,” kata Beth yang mengaku mengalami pukulan terhadap psychological itu. Bahkan kata dia setelah dia minta putus, si pria masih terus mematai-matainya dan menerornya.

Perempuan itu menceritakan saat dia dipukuli di rumahnya dia menelepon polisi dan petugas datang menangkap sang pacar yang sebut saja namanya X. Namun setelah masuk pengadilan tanpa alasan yang jelas, kasus X kemudian dihentikan. Beth mengatakan bahwa X kembali ke rumah dan mengatakan aparat tak mungkin berbuat apa-apa terhadapnya dan Beth bukan apa-apa.



Source hyperlink

Leave a Reply

Your email address will not be published.