Sports

Gol Susul Menyusul Man City vs Liverpool Bikin Perebutan Gelar Terbuka Sampai Akhir Musim


Gol Raheem Sterling yang dibatalkan menit 63 akan sangat disesali oleh Pep Guardiola karena menyebabkan Manchester City batal menang, dengan skor 2-2 terbukti terjaga sampai peluit akhir.

Sangat sulit membuat laporan akhir pertandingan Man City vs Liverpool ini karena terjadinya gol susul menyusul. Dan bukan hanya itu. Setiap kali serangan terjadi dari kedua tim, seolah-olah akan terjadi gol tambahan saking hebatnya kualitas pemain keduanya dan serangan yang dihasilkan.

Gol terakhir dari Sterling menit 63 itu dibatalkan wasit karena sang pemain Inggris dalam posisi offside saat aktif bermain, ditandai dengan gerakan badan serta kakinya, saat berposisi menerima bola di sisi kanan lapangan. Anda bisa melihat sendiri pada foto di atas.

Skor 2-2 masih terjaga saat pertandingan di Etihad ini usai pada Minggu malam (10/4), dengan Kevin De Bruyne membuka skor melalui tembakan dari luar kotak penalti, sebelum disamakan oleh Diogo Jota, memanfaatkan help jarak dekat dari Trent Alexander-Arnold di dalam kotak.

Gabriel Jesus bereaksi paling cepat saat Joao Cancelo mengirimkan crossing ke dalam kotak dengan empat pemain City lain tak bisa aktif bermain karena seluruhnya dalam posisi offside. Ia menyambut bola dengan kakinya dan si bundar melewati rekannya sesama Brasil, Alisson Becker.

Hanya dalam waktu beberapa detik setelah paruh kedua dimulai, Sadio Mane menyambar umpan dari Mo Salah di dalam kotak dengan lini belakang Skyblues sepertinya tertidur setelah John Stones telat berlari mengejar sang bintang Senegal.

Setelah itu, Juergen Klopp merupakan yang pertama melakukan pergantian, memasukkan Luis Diaz untuk Jota, sebelum disusul tindakan serupa dari Guardiola yang memasukkan Riyad Mahrez demi menarik keluar Sterling. Selang beberapa saat kemudian Naby Keita masuk menggantikan Jordan Henderson dan di sisi lain lapangan Jack Grealish masuk untuk memberi waktu istirahat bagi Jesus.

Tidak cukup dua pemain, Klopp kemudian menurunkan Roberto Firmino guna memberi waktu bagi Sadio Mane mengistirahatkan kaki-kakinya jelang leg kedua laga Liga Champions pekan depan. Pertandingan sudah memasuki menit 86 saat rotasi ketiga ini terjadi dan sepertinya bigmatch City versus Liverpool ini akan usai dengan hasil imbang.

Sudah 31 pekan dijalani kedua tim untuk musim 2021/22 ini dan menilik pada sisa laga, Skyblues sedikit lebih diuntungkan karena seluruhnya terjadi melawan tim-tim bawah klasemen. Satu-satunya lawan sulit mungkin hanya West Ham pada pekan kedua terakhir.

Reds sementara itu masih memiliki dua, jika bukan tiga, lawan sulit sampai akhir musim. Manchester United pada 20 April nanti dan Tottenham 8 Mei. Jika Everton patut dihitung karena rivalitas Derby Merseyside maka tiga lawan sulit masih menantikan skuad Klopp.



Source hyperlink

Leave a Reply

Your email address will not be published.

close