Sports

Curi perhatian di COTA, Marquez sejatinya bisa menangi GP Amerika



Jakarta (ANTARA) – Marc Marquez mencuri perhatian di Circuit of the Americas (COTA) lewat “comeback” sensasional untuk menegaskan apa yang ia dan motor Honda RC213V bisa tunjukkan dalam pertarungan MotoGP musim ini.

Sang pebalap Spanyol tiba di Austin berstatus “King of COTA” dengan tujuh kemenangan di sana, namun akhir pekan di Austin ia ingin mengembalikan kepercayaan dirinya setelah melewatkan balapan di Argentina karena cedera diplopia atau penglihatan ganda yang kambuh menyusul kecelakaan di Mandalika.

Masalah teknis yang dialami ketika begin, yang saat ini diinvestigasi oleh Honda, membuat Marquez terlempar dari P9 ke barisan paling belakang di grid menuju tikungan pertama lap pembuka.

Baca juga: Statistik GP Amerika: Kembalinya Marc “King of COTA” Marquez

Baca juga: Bastianini juarai GP Amerika Serikat, Marquez “comeback” sensasional

Ia menunjukkan kelasnya ketika berjuang dari P22, melewati satu-satu rivalnya hingga merestorasi posisinya ke P9, seperti ketika ia mengawali balapan. Ia juga beberapa kali mencetak lap terbaik di balapan sepanjang 20 putaran itu ketika berupaya mengejar.

Di tujuh lap terakhir, Marquez masih memiliki kecepatan untuk menyalip Johann Zarco, Fabio Quartararo dan Jorge Martin sebelum menyelesaikan balapan sepanjang 20 putaran itu secara sensasional di P6, sekitar 6,5 detik di belakang pebalap Gresini Enea Bastianini yang memenangi balapan tersebut.

Tiba di garasi, Marquez pun disambut dengan tepuk tangan para anggota timnya.

“Di satu sisi saya kecewa karena jelas kami memiliki kecepatan hari ini dan saya dapat sangat menikmati balapan ini, merangsek dari belakang, tapi 25 poin memungkinkan hari ini,” kata Marquez yang yakin bisa menang, dikutip laman resmi tim.

“Kami mendapati masalah teknis saat start, tapi itu terselesaikan dengan sendirinya dan motor ini bekerja sangat baik bahkan ketika saya berada paling terakhir.

“Saya naik begitu banyak posisi dan menjalani balapan yang luar biasa meski beberapa kali melakukan kesalahan, yang regular ketika Anda berjuang untuk merestorasi posisi seperti ini.

“Kami bisa melihat kecepatannya ada dan kami bisa berangkat dari sini dengan kepercayaan diri yang tinggi, itu yang penting.”

Finis P6 membuat Marquez naik ke peringkat 13 klasemen berjarak 40 poin dari Bastianini yang kembali menjadi pemuncak klasemen.

Di garasi sebelah, Pol Espargaro pulang dengan finis P13 setelah membalap dengan kondisi badan yang kurang match sepanjang akhir pekan di Texas.

MotoGP akan bersiap untuk tur Eropa dimulai dengan Sirkuit Algarve di Portimao, Portugal pada 24 April mendatang.

Baca juga: Dovizioso yakin Marquez mampu juarai MotoGP meski belum match 100 persen

Baca juga: Pascacedera, Marquez ingin kembalikan kepercayaan diri di Austin


 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2022



Source hyperlink

Leave a Reply

Your email address will not be published.

close