News

BEM Surabaya Sampaikan 3 Tuntutan pada Sidang Rakyat di DPRD Jatim


JawaPos.com–Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kota Surabaya telah memutuskan tidak mengikuti demonstrasi mahasiswa se-Indonesia pada Senin (11/4). Sebagai gantinya, mereka menggelar aksi sidang rakyat pada Kamis (14/4), dengan membawa beberapa tuntutan.

”Kami akan menyuarakan beberapa hal. Pertama adalah terkait pembangunan ibu kota negara (IKN) serta RUU Tindak Pidana Seksual,” kata Koordinator Lapangan (Korlap) aksi BEM Surabaya dari Universitas Pembangunan Nasional Andre Prasetyo Utomo dalam konsolidasi BEM di YBLHI Surabaya, Minggu (10/4).

Tuntutan kedua adalah menolak wacana jabatan Presiden Jokowi tiga periode, Ketiga, terkait masalah perekonomian. Di antaranya adalah kelangkaan minyak dan naiknya harga BBM pertamax.

”Kami ingin minta penjelasan bagaimana pemerintah pemberantasan mafia minyak goreng dan terkait agraria serta kenaikan PPN 11 persen,” ujar Andre Prasetyo Utomo.

Aksi itu akan dilakukan pada Kamis (14/4) di DPRD Jawa Timur, Jalan Indrapura. ”Tujuan kami ingin menggelar sidang rakyat, di sana kami percaya legislatif untuk menyampaikan aspirasi kami ke pemerintah pusat,” tegas Andre Prasetyo Utomo.

Aksi sidang rakyat itu, lanjut dia, tidak hanya diikuti aliansi BEM se-Surabaya, namun se-Jawa Timur. Agara makin banyak massa yang turut berpartisipasi. ”Kami ingin menggerakkan kawan-kawan di Jawa Timur. Pasti akan ada strategi berikutnya mengenai aksi ini,” ucap Andre Prasetyo Utomo.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : rafika





Source hyperlink

Leave a Reply

Your email address will not be published.

close